PANITIA NATAL KP2MI Salurkan Santunan Rp12,5 Juta untuk PMI Purna di Desa Waliwis
KABUPATEN TANGERANG – Panitia Natal Bersama Tahun 2025 Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggelar aksi Bakti Sosial Natal pada Senin (29/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan santunan kepada lima orang Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami kendala kesehatan dan kesulitan ekonomi pasca-kepulangan dari Arab Saudi.
Kegiatan berlangsung di Kampung Waliwis RT 002/004, Desa Waliwis, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang. Masing-masing Purna PMI menerima bantuan sebesar Rp2.500.000, dengan total penyaluran mencapai Rp12,5 juta.


Adapun kelima penerima manfaat tersebut adalah Munajah, Dewi, Isti, Ramsanah, dan Maya. Santunan ini diberikan oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Bapak Mukhtarudin, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Pengantar Kerja Ahli Madya KP2MI, Ibu Maria Sidauruk.
Dalam keterangannya, Maria Sidauruk berharap bantuan ini dapat meringankan beban para Purna PMI. Di sisi lain, Thresia Damanik dari BP3MI Banten kembali mengingatkan warga bahwa penempatan PMI ke kawasan Timur Tengah saat ini masih dalam status moratorium. Ia mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja luar negeri yang bersifat nonprosedural.
Apresiasi senada disampaikan oleh Marnan Sarbini bersama Kepala Desa Waliwis, H. Rapiudin. Mereka mengucapkan terima kasih atas kepedulian kementerian terhadap warga desa mereka.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri dan Bapak Dr. Servulus Bobo Riti selaku Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama KP2MI. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para purna PMI dan keluarga mereka,” ujar Marnan Sarbini.
Ketua Panitia Natal Bersama 2025 sekaligus Inspektur III Kementerian P2MI, Dr. Servulus Bobo Riti, saat dihubungi secara terpisah menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas nyata.
“Bakti sosial ini adalah wujud kehadiran negara dan kasih bagi sesama anak bangsa, khususnya para Purna PMI yang mengalami masalah fisik maupun mental. Ini adalah bentuk solidaritas sosial dan cinta kasih tanpa batas,” pungkasnya.
(Ramin/Sym)