Sambut Idul Fitri 1447 H, Kades Waliwis Ajak Warga Jaga Harmoni di Tengah Perbedaan Penetapan 1 Syawal
1 min read

Sambut Idul Fitri 1447 H, Kades Waliwis Ajak Warga Jaga Harmoni di Tengah Perbedaan Penetapan 1 Syawal

Spread the love

DESADALAMBERITA.ID | TANGERANG — Kepala Desa Waliwis, H. Rapiudin, secara resmi menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh lapisan masyarakatnya. Di tengah adanya potensi perbedaan waktu pelaksanaan shalat Id, beliau berpesan agar semangat persaudaraan tetap menjadi prioritas utama.

“Taqabballahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamukum. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Waliwis mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bagi seluruh warga,” ujar H. Rapiudin dalam keterangan resminya.

 

Menyikapi Perbedaan Tanggal Lebaran

Tahun ini, terdapat kemungkinan perbedaan hari perayaan di kalangan masyarakat Desa Waliwis, yakni pada Jumat, 20 Maret 2026 atau Sabtu, 21 Maret 2026. Menanggapi hal tersebut, H. Rapiudin memberikan kebebasan penuh bagi warga untuk mengikuti keyakinan dan perhitungan masing-masing.

 

Beliau menjelaskan bahwa perbedaan ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu diperdebatkan:

  • Jumat, 20 Maret 2026: Bagi warga yang memilih melaksanakan shalat ‘Id pada hari Jum’at berdasarkan perhitungan ulama setempat atau metode tertentu, dipersilakan dengan penuh rasa hormat.
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Bagi warga yang mengikuti ketetapan Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, juga dipersilakan.

 

Pesan Persatuan Kepala Desa Waliwis

H. Rapiudin menegaskan bahwa perbedaan waktu memulai lebaran tidak boleh mengurangi kekhidmatan hari kemenangan. Beliau berharap seluruh warga Desa Waliwis tetap saling menghargai, menjaga ketertiban, dan tetap mempererat tali silaturahmi.

“Mau hari Jum’at atau Sabtu, yang terpenting adalah esensi dari Idul Fitri itu sendiri, yaitu kembali ke fitrah dan saling memaafkan. Mari kita rayakan dengan sukacita dan tetap menjaga kondusivitas desa kita tercinta,” pungkasnya.*

 

 

(Sym)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *